Kembali ke Artikel
Batu Megalitikum Tanjung Aro
Artikel

Batu Megalitikum Tanjung Aro

Meiyi Darlies • 20 September 2026

Megalit Tanjung Aro, Warisan Peradaban Kuno yang Masih Bertahan di Kota Pagar Alam

Kota Pagar Alam dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki banyak peninggalan megalitik. Hampir di setiap sudut wilayah Pasemah dapat ditemukan batu-batu bersejarah yang menjadi saksi kehidupan masyarakat prasejarah. Salah satu situs yang memiliki nilai sejarah tinggi adalah Situs Megalit Tanjung Aro, yang berada di Kelurahan Kuripan Babas, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Situs ini merupakan bagian dari kawasan Megalitikum Pasemah yang telah dikenal oleh para arkeolog sebagai salah satu pusat kebudayaan megalitik terbesar di Asia Tenggara. Di dalam kawasan Tanjung Aro terdapat berbagai jenis peninggalan megalitik, mulai dari arca batu, kubur batu, dolmen, hingga batu datar yang masih dapat disaksikan hingga sekarang. Keberadaan berbagai jenis megalit tersebut menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi tempat penting bagi masyarakat pada masa prasejarah.

Salah satu peninggalan yang paling menarik perhatian adalah Arca Manusia Dililit Ular. Arca ini menggambarkan sosok manusia yang tubuhnya dililit seekor ular besar. Bentuk pahatan tersebut terlihat unik dan berbeda dari arca megalitik di daerah lain. Hingga kini, makna dari arca tersebut masih menjadi bahan penelitian. Sebagian ahli berpendapat bahwa arca ini berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap kekuatan alam, sementara pendapat lain menyebutkan bahwa arca tersebut melambangkan keberanian, perlindungan, atau penghormatan kepada tokoh penting pada masa itu.

Selain arca, di kawasan Tanjung Aro juga terdapat kubur batu yang diperkirakan digunakan sebagai tempat pemakaman tokoh masyarakat atau orang yang memiliki kedudukan penting. Kubur batu tersebut dibuat dari lempengan batu andesit yang disusun membentuk ruang kecil. Cara pembuatannya menunjukkan bahwa masyarakat megalitik telah memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengolah dan menyusun batu tanpa menggunakan perekat.

Keunikan lain dari Situs Tanjung Aro adalah keberadaan dolmen atau meja batu yang diduga digunakan sebagai tempat pelaksanaan upacara adat maupun persembahan kepada leluhur. Bersama batu datar dan megalit lainnya, peninggalan tersebut memberikan gambaran bahwa masyarakat Pasemah telah memiliki kehidupan sosial, budaya, dan kepercayaan yang berkembang dengan baik ribuan tahun yang lalu.

Tidak hanya menyimpan nilai sejarah, Situs Megalit Tanjung Aro juga menawarkan pemandangan alam yang indah. Lokasinya berada di kawasan yang dikelilingi persawahan, kebun, serta perbukitan hijau dengan udara yang sejuk khas Kota Pagar Alam. Suasana yang tenang membuat pengunjung dapat menikmati wisata sejarah sambil merasakan keindahan alam yang masih terjaga.

Berkunjung ke Situs Megalit Tanjung Aro memberikan pengalaman yang berbeda. Pengunjung tidak hanya melihat batu-batu kuno, tetapi juga dapat membayangkan bagaimana kehidupan masyarakat Pasemah pada masa lalu. Setiap arca dan susunan batu di tempat ini menjadi bukti bahwa nenek moyang kita telah memiliki kemampuan mengolah batu menjadi karya yang memiliki nilai seni, budaya, dan makna spiritual yang tinggi.

Hingga saat ini, Situs Megalit Tanjung Aro terus dilestarikan sebagai salah satu warisan budaya penting di Sumatera Selatan. Keberadaannya menjadi pengingat bahwa wilayah Pasemah memiliki sejarah panjang yang patut dibanggakan. Dengan menjaga dan merawat situs ini, kita turut melestarikan jejak peradaban masa lalu agar tetap dapat dipelajari dan dinikmati oleh generasi yang akan datang.

Informasi Artikel
Status Published
Slug batu-megalitikum-tanjung-aro
Dibuat 03 Aug 2026
Update 20 Sep 2026
Megalitikum Pasemah

Portal digital yang menyajikan informasi sejarah, situs, galeri, dan peninggalan budaya Megalitikum Pasemah Sumatera Selatan.